BANYUASIN,mediamataelangindonesia.com — Semangat gotong royong dan kekompakan ditunjukkan Pemerintah Desa, BPD, serta masyarakat Desa Sungai Naik, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin. Bersama-sama, mereka membangun gapura desa secara swadaya masyarakat sebagai simbol identitas Desa Sungai Naik sekaligus penanda batas dengan desa tetangga.
Pembangunan gapura tersebut dilakukan dengan melibatkan perangkat desa, BPD, dan masyarakat yang secara bersama-sama bergotong royong dalam proses pengerjaannya. Karena pembangunan dilakukan secara swadaya, pekerjaan dilaksanakan secara bertahap menyesuaikan kemampuan dan waktu masyarakat yang terlibat.
Kepala Desa Sungai Naik, Erlan, mengaku bangga melihat kekompakan masyarakat yang memiliki kepedulian serta keinginan untuk membangun desa secara bersama-sama.
“Saya merasa bangga melihat kekompakan perangkat desa, BPD dan masyarakat. Semuanya memiliki keinginan yang sama untuk membangun Desa Sungai Naik secara bersama-sama,” ujar Erlan.
Erlan menjelaskan, pembangunan gapura tersebut bukan merupakan proyek yang dikerjakan dengan anggaran besar, melainkan murni hasil swadaya dan gotong royong masyarakat. Oleh karena itu, proses pengerjaannya tidak dapat dilakukan sekaligus dan membutuhkan waktu sekitar dua bulan hingga akhirnya selesai.
Menurutnya, lamanya proses pembangunan justru menjadi bagian dari cerita kebersamaan masyarakat Desa Sungai Naik. Warga secara bergantian turut membantu sesuai kemampuan masing-masing.
“Karena ini sifatnya swadaya masyarakat, pengerjaannya dilakukan secara bertahap. Alhamdulillah, setelah kurang lebih dua bulan akhirnya gapura ini bisa diselesaikan,” jelasnya.
Kini, Desa Sungai Naik telah memiliki gapura yang menjadi simbol identitas desa sekaligus pembatas wilayah dengan desa tetangga. Keberadaan gapura tersebut diharapkan dapat menjadi kebanggaan masyarakat dan memperkuat rasa memiliki terhadap desa.
Erlan berharap semangat gotong royong yang telah ditunjukkan masyarakat dalam pembangunan gapura dapat terus dipertahankan dalam kegiatan pembangunan maupun kegiatan sosial lainnya.
“Yang paling penting bukan hanya hasil bangunannya, tetapi kebersamaan masyarakat dalam mewujudkannya. Ini merupakan hasil kerja bersama dan menjadi kebanggaan kita semua,” pungkas Erlan.(Red)