Mataelangindonesia..com – Palembang Sumsel, Rangkaian pada peringatan maulid nabi Muhammad SAW di Mushola La Tansa yang berlokasi Jalan Abikusno CS. Lorong Gotong Royong Kel. Kemang Agung Kec. kertapati, Sabtu Malam (30-09-2023) dimulai sambutan pengurus musholla La tansa yang diwakilkan oleh Burmansyah, M.Pd
Qori’ Ustadz Syaiful Anwar melantunan bacaan Al-qur’an surat Al Ahzab ayat 21-23 yang terjemahannya “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah, (21)
Dan ketika orang-orang mukmin melihat golongan-golongan (yang bersekutu) itu, mereka berkata, “Inilah yang dijanjikan Allah dan Rasul-Nya kepada kita.” Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya. Dan yang demikian itu menambah keimanan dan keislaman mereka (22), Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah. Dan di antara mereka ada yang gugur, dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak mengubah (janjinya).(23)
Dalam Tausiahnya KH. Hendra Zainudin mengutarakan dengan khidmat, “Tsuwaibah Al-Aslamiyah merupakan salah satu perempuan yang menyusui Rasulullah SAW. Meskipun tak lama, akan tetapi Rasulullah SAW menganggap Tsuwaibah seperti ibu kandungnya.
Beberapa hari setelah disusui oleh sang ibu, Rasulullah SAW kemudian disusui oleh Tsuwaibah Al-Aslamiyah, ia adalah perempuan yang telah dimerdekakan oleh Abu Lahab ketika ia datang kepadanya memberitahukan kabar gembira kelahiran beliau (Nabi Muhammad SAW),” Ujar KH. Hendra Zainudin pemilik Ponpes Aulia Cendekia
Dengan kelahiran Rasulullah inilah Abu Lahab mendapatkan keringanan azab di dalam kuburnya tiap malam Senin karena bergembira dan senang sewaktu mendengar kelahiran Nabi Muhammad. Kisah itu termaktub dalam Shahih Bukhari Muslim. Dalam kitab Bidayah wan Nihayah yang ditulis Ibnu Katsir.
Apalagi kita yang selalu bersholawat terhadap Rasulullah, jadi jangan takut jikalau umat Nabi Muhammad nanti mati dan masuk neraka sebab telah dijamin oleh Beliau apabila umatku selalu bersholawat, mereka yang beriman dan Islam akan mendapatkan syafa’at,” ungkap ketua NU kota Palembang ini.
Akhir ceramahnya KH. Hendra Zainudin Al Qodiri, M.Pd.I mengatakan, “bahwa apabila kita ingin mendapatkan syafa’at di dunia dan akhirat maka rajin-rajinlah atau seseringlah atau sebanyak mungkin bersholawat kepada Rasulullah dan membaca ayat-ayat Al-Qur’an” dimasa hidup kita. (Adipatih)
Editor : Aslam
