IMG-20250610-WA0017

Mediamataelangindonesia.com-Wilayah Pulau Weh
Sabang,Senin 9 Juni 2025 — Sebuah kisah inspiratif datang dari Pelabuhan Balohan, Sabang. Kejujuran seorang anak perempuan bernama Asmaul Husna, atau akrab disapa Dekna, menggugah hati masyarakat setelah ia mengembalikan sebuah gelang emas milik seorang wisatawan asal Malaysia. Kisah ini viral di media sosial berkat video yang direkam oleh warga setempat, Kak Nurmawati (Cecek), dan turut melibatkan sosok polisi teladan, Ipda Safrizal, yang bertugas di Polsek Balohan, Kecamatan Sukajaya, Sabang.

Temuan Tak Terduga di Balohan

Gelang emas tersebut terjatuh saat pemiliknya, Ibu Fitri, hendak kembali ke Banda Aceh melalui pelabuhan Balohan menggunakan kapal BRR pukul 14.00 WIB. Tanpa disadari, gelang terlepas dan sempat dipungut oleh seorang anak, namun kemudian dibuang karena dianggap bukan miliknya.

Beberapa saat kemudian, Dekna, siswi kelas 5 SD Negeri 22 Balohan, menemukan gelang tersebut. Meski berasal dari keluarga kurang mampu, Dekna menunjukkan nilai kejujuran luar biasa dengan langsung mencari bantuan untuk mengembalikan barang tersebut. Ia pun dibantu oleh Kak Nurmawati dan dibawa ke kantor polisi setempat.

Peran Polisi Humanis: Ipda Safrizal

Ipda Safrizal, polisi yang dikenal dekat dengan masyarakat Balohan, langsung bergerak cepat mengidentifikasi pemilik gelang. Setelah melakukan koordinasi, gelang emas itu berhasil dikembalikan kepada Ibu Fitri yang telah tiba di Banda Aceh.

Sebagai bentuk apresiasi atas kejujuran Dekna, Ibu Fitri mengirimkan uang senilai Rp3 juta. Uang tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Ipda Safrizal di hadapan masyarakat dan disambut penuh haru.

“Ini adalah contoh nyata dari karakter jujur yang patut diteladani. Saya menganggap Dekna seperti anak saya sendiri. Semoga kelak ia bisa mewujudkan cita-citanya menjadi seorang Polwan,” ujar Ipda Safrizal dengan mata berkaca-kaca.

Hadiah untuk Masa Depan

Uang yang diterima Dekna sebagian digunakan untuk membeli kebutuhan seperti sepatu, sembako, dan handphone. Namun yang paling mengharukan, Dekna menyisihkan sebagian uang tersebut untuk diberikan kepada ibunya. Di tengah keterbatasan ekonomi dan tanpa kasih sayang penuh dari keluarga, Dekna tumbuh menjadi pribadi yang berhati mulia.

Harapan dari Pemerintah dan Warga

Kepala Balohan Sabang, Fauzi, turut mengapresiasi kejadian ini dan menilai bahwa kejadian ini menjadi contoh baik dalam menjaga citra Sabang sebagai destinasi wisata unggulan.

> “Perilaku jujur warga seperti ini adalah nilai lebih bagi sektor pariwisata Sabang. Mari kita jaga nama baik daerah dengan menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan bersih bagi wisatawan lokal maupun mancanegara,” ucapnya.

Kisah Dekna dan Ipda Safrizal adalah gambaran nyata bahwa kejujuran, kepedulian, dan kerja sama antara warga dan aparat bisa menciptakan kepercayaan yang tinggi terhadap suatu daerah. Harapannya, pemerintah dan pihak terkait dapat memberi perhatian khusus terhadap anak-anak seperti Dekna agar mereka mendapat dukungan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Demikian Laporan Pantauan Mei-Kabiro Sabang-Novi Karno Di Lapangan Dari Ipda Safrizal Polsek Balohan Sabang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *