WhatsApp Image 2025-06-25 at 06.58.06 (1)

Mediamataelangindonesia.com-Pulau Weh (Sabang)
Banda Aceh, 24 Juni 2025 – Dalam upaya memperkuat kualitas dakwah di tingkat lokal, Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Sabang mengirimkan dua dai muda terpilih untuk mengikuti kegiatan Pembinaan Dai Muda Tingkat Provinsi Aceh yang berlangsung pada 24–26 Juni 2025 di Banda Aceh.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari program peningkatan kapasitas sumber daya manusia bidang dakwah yang difasilitasi oleh Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh. Para peserta berasal dari berbagai kabupaten/kota di Aceh, termasuk Kota Sabang yang mengutus dua perwakilan berdasarkan proses seleksi yang ketat.

Kepala Bidang Dakwah dan Peribadatan DSI Sabang, AMRIZAL, menjelaskan bahwa peserta yang diutus merupakan dai muda potensial yang memenuhi kriteria panitia, yakni berusia maksimal 36 tahun dan belum pernah mengikuti pelatihan serupa sebelumnya.

Adapun dua peserta yang mewakili Sabang adalah:

Tengku MUKSALMINA, S.H., dari Gampong Paya Seunara – aktif sebagai pengasuh pengajian dan pendidik agama di tingkat gampong.

Tengku MUCHTAR ANDHIKA, dari Gampong Ujong Kareung – dikenal sebagai imam masjid termuda di Kota Sabang dengan kiprah dakwah yang konsisten.

“Mereka dipilih berdasarkan komitmen dan kontribusi nyata dalam aktivitas dakwah di lingkungan masing-masing. Kehadiran mereka di forum provinsi ini diharapkan dapat memperluas wawasan serta meningkatkan efektivitas dakwah berbasis masyarakat,” ujar Amrizal dalam keterangannya, Selasa (24/6/2025).

DSI Sabang menilai, kegiatan pembinaan ini sangat relevan dengan tantangan dakwah saat ini, yang tidak hanya membutuhkan kemampuan menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga pendekatan sosial, komunikasi, dan pemahaman kontekstual terhadap kebutuhan umat.

“Kita membutuhkan dai muda yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga mampu berdialog dengan masyarakat secara bijak dan solutif. Pembinaan ini menjadi langkah penting untuk mencetak dai yang adaptif dan responsif terhadap dinamika zaman,” tambahnya.

DSI Sabang menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh atas terselenggaranya program ini, dan berharap agar para dai muda yang telah dibekali pengetahuan dan keterampilan baru dapat menjadi agen perubahan serta penguat nilai-nilai Islam di tengah masyarakat Sabang.

Demikian Laporan Media Mata Elang Indonesia Com Wilayah Sabang (Kabiro)Eric Karno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *