Cisarua KBB -Jawa Barat || Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mencatat sebanyak 16 kantong jenazah korban bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat ditemukan hingga Minggu siang (25/1/2026).
Seluruh kantong jenazah tersebut saat ini berada di Pos Disaster Victim Identification (DVI) yang berlokasi di Puskesmas Pasirlangu untuk menjalani proses identifikasi.
Sembilan jenazah di antaranya telah berhasil diidentifikasi.
Pos DVI telah berhasil mencocokkan data antemortem secara manual maupun digital melalui sistem elektronik yang terintegrasi dengan data tunggal kependudukan (KTP).
Selain itu, hingga kini sekitar 80 korban longsor masih dalam pencarian, dengan dampak kerusakan pada lebih dari 30 rumah dari total 34 kepala keluarga serta jumlah pengungsi yang diperkirakan mencapai 300 hingga 400 orang akibat bencana tersebut.
Pos DVI sebagai tempat penampungan seluruh jenazah hasil evakuasi Tim SAR gabungan yang terdiri dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepolisian, serta Tentara Nasional Indonesia.
Proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan setelah meninggal atau post-mortem, meliputi pengecekan gigi, wajah, sidik jari, serta indikator fisik lainnya.
Dari keseluruhan temuan tersebut, sebanyak sembilan jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
(Red)
