IMG-20260915-WA0140

SIGLI —Mediamataelangindonesia.com
Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Sigli menjadi tempat berkumpul yang penuh berkah pada kegiatan penyuluhan agama yang digelar baru-baru ini. Dengan tema “Jalan Menuju Taubat”, acara ini dihadiri oleh para binaan perempuan di Lapas serta para Penyuluh Agama dari berbagai wilayah di Aceh.

Acara berjalan dengan khidmat dan penuh kehangatan, dimulai dengan pembukaan yang menyentuh hati. Seluruh hadirin secara bersama-sama membacakan Ummul Qur’an, dilanjutkan dengan pembacaan Shalawat Badar. Suasana menjadi semakin syahdu ketika seluruh peserta melantunkannya dengan penuh penghayatan sambil berdiri semuanya.

Tgk Almahdi, SHI, Penyuluh Agama KUA Kecamatan Grong-grong, bertindak selaku pembawa acara (MC). Beliau membuka acara dengan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi sarana perenungan dan pengingat bagi kita semua untuk selalu kembali kepada Allah SWT.

Inti acara berupa Tauziyah yang disampaikan oleh Tgk Yusri, SHI (Abiya Meureudu), Penyuluh Agama KUA Kecamatan Geumpang. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak seluruh Binaan Perempuan untuk memahami hakikat taubat sebagai jalan kembali kepada Allah yang Maha Pengampun.

“Taubat bukan sekadar ucapan di lisan, melainkan perubahan hati yang tulus: menyesali kesalahan masa lalu, berhenti dari perbuatan yang dilarang, dan bertekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Tgk Yusri, SHI.

Beliau menekankan bahwa pintu taubat tidak pernah tertutup selama nafas masih berhembus. Tidak ada dosa yang lebih besar dari rahmat Allah. Jangan pernah berputus asa, karena taubat adalah awal dari kehidupan yang baru dan diberkahi.

Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para binaan perempuan tampak antusias menyampaikan pertanyaan, keresahan, maupun harapan mereka. Sesi ini berjalan dengan hangat, di mana para penyuluh agama memberikan jawaban yang menenangkan dan membuka wawasan keagamaan.

Kegiatan yang penuh makna ini akhirnya ditutup dengan pembacaan Do’a dan Shalawat secara bersama-sama, memohon kepada Allah SWT agar menerima taubat kita semua, memberikan kekuatan, serta membukakan jalan keluar yang terbaik.

Kehadiran para Penyuluh Agama lainnya turut mempererat tali persaudaraan dan menambah keberkahan acara ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi cahaya penuntun bagi seluruh binaan Lapas Perempuan Sigli dalam melangkah menuju perubahan yang lebih baik.

Penulis : Aldy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *