IMG-20260913-WA0125

BANDUNG, mataelangindonesia.com-13 September 2026 — Jambore Akbar Cepot motah Indonesia digelar di Angkringan Teh Ita, kawasan Punclut, Bandung, Minggu (13/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat silaturahmi, persaudaraan, kekeluargaan, sekaligus menegaskan pentingnya tertib organisasi di lingkungan Cepot Motah Indonesia.

Ketua Umum Cepot Motah Indonesia, Tommy Subagja, mengatakan Jambore Cepot Motah Indonesia merupakan bagian dari program organisasi untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menertibkan identitas dan keanggotaan.

Menurut Tommy, penertiban organisasi penting dilakukan karena masih ada pihak yang mengatasnamakan Cepot Motah tanpa memiliki identitas maupun legalitas keanggotaan yang jelas.
“Apabila ada anggota Cepot Motah yang tidak memiliki KTA atau nomor registrasi, maka perlu dipastikan kembali statusnya. Keanggotaan resmi memiliki nomor registrasi dan identitas yang dikeluarkan melalui mekanisme organisasi,” ujar Tommy.

Ia menjelaskan, saat ini Cepot Motah Indonesia telah memiliki sekitar 23 chapter, dengan kurang lebih 15 chapter yang telah mendapatkan Surat Keputusan (SK). Keberadaan chapter tersebut telah tersebar di berbagai wilayah hingga tingkat kecamatan.
Tommy berharap Cepot Motah Indonesia ke depan dapat berkembang menjadi organisasi atau paguyuban yang mampu bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah.

“Cepot Motah Indonesia adalah wadah silaturahmi dan persaudaraan. Karena itu, seluruh anggota harus menjunjung tinggi persaudaraan, kekeluargaan dan kebersamaan,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh anggota untuk menjaga nama baik dan marwah organisasi dengan mengedepankan sikap bijak, tertib, serta bertanggung jawab dalam setiap kegiatan.

Tommy menambahkan, perkembangan Cepot Motah Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan potensi yang cukup besar. Dalam kurun waktu sekitar tiga tahun, jumlah anggota disebut telah mencapai sekitar 1.000 orang.

Ke depan, organisasi akan terus melakukan pengembangan dan merekrut anggota yang memiliki komitmen terhadap kegiatan-kegiatan positif.

“Ini merupakan salah satu awal perjuangan saya di tahun 2026. Ke depan Cepot Motah Indonesia akan terus berkembang dan menjadi wadah nasional yang lebih besar,” ungkapnya.
Tegas Tolak Penyalahgunaan Obat Terlarang

Dalam kesempatan tersebut, Tommy juga menegaskan sikap Cepot Motah Indonesia yang menolak segala bentuk penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

“Kami menolak adanya penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Kita harus menjaga nama baik organisasi dan menjaga regenerasi anak bangsa ke depan,” tegas Tommy.

Ia berharap seluruh anggota Cepot Motah Indonesia dapat bersama-sama menjaga lingkungan organisasi agar tetap positif serta menjauhkan diri dari berbagai tindakan yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Melalui Jambore Akbar Cepot Motah Indonesia, Tommy berharap soliditas seluruh chapter dan anggota semakin kuat. Ia menekankan bahwa kebersamaan merupakan kekuatan utama dalam membangun organisasi.

“Yang paling penting adalah menjaga persaudaraan, kebersamaan dan marwah Cepot Motah Indonesia. Kita ingin Cepot Motah menjadi wadah yang tertib, positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Jays)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *