Meureudu mediamataelangindonesia.com ,– Suasana berbeda terlihat di Komplek Perkantoran Cot Trieng, Kecamatan Meureudu, pada Jumat pagi (7/8/2026). Tidak ada kesibukan rutin di balik meja kerja, melainkan hiruk-pikuk aktivitas fisik yang melibatkan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya. Mereka kompak mengenakan pakaian lapangan dan serentak menggelar aksi gotong royong massal.
Kegiatan yang digagas sebagai tindak lanjut arahan pimpinan daerah ini memiliki sasaran yang komprehensif. Tidak hanya membersihkan area dalam gedung perkantoran, para ASN juga dikerahkan untuk membersihkan bahu jalan, mengeruk lumpur dan sampah dari saluran drainase, merapikan taman, hingga mengecat pagar dan fasilitas umum lainnya di kawasan pusat pemerintahan tersebut.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Pidie Jaya, M. Riza Andika, S.Sos., M.Si., yang turun langsung memantau jalannya kegiatan, menjelaskan bahwa agenda ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar bersih-bersih.
“Gotong royong hari ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam membangun budaya kerja yang disiplin dan kolaboratif. Kami ingin menanamkan bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya tugas petugas kebersihan,” ujar Riza Andika di sela-sela aksi membersihkan selokan.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperkuat sinergi antar-SKPK. “Seringkali kita bekerja dalam ego sektoral masing-masing. Momen seperti ini sangat efektif untuk mencairkan sekat-sekat birokrasi, membangun komunikasi informal, dan memperkuat rasa kebersamaan. Ketika kita bersama-sama memungut sampah atau mengecat pagar, ada nilai kebersamaan yang terbangun,” tambahnya.
Riza Andika juga menyoroti dampak positif lingkungan kerja terhadap pelayanan publik. Menurutnya, lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata secara psikologis mampu menciptakan suasana kerja yang nyaman dan meningkatkan semangat serta produktivitas ASN. “Pelayanan prima kepada masyarakat harus dimulai dari lingkungan internal kita sendiri. Bagaimana mungkin kita bisa memberikan pelayanan terbaik jika lingkungan kerja kita sendiri kumuh dan tidak tertata?” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin. Tidak hanya berhenti di lingkungan perkantoran, gerakan ini juga diharapkan merambat ke desa-desa dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menghidupkan nilai luhur gotong royong. Ini adalah warisan budaya yang harus kita pelihara. Dengan bahu-membahu, kita wujudkan Pidie Jaya yang tidak hanya bersih dan sehat, tetapi juga indah dan berkelanjutan untuk generasi mendatang,” pungkas Riza Andika.
Aksi gotong royong yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari itu berjalan dengan penuh antusiasme. Diharapkan, dengan lingkungan yang kini berseri, kualitas pelayanan publik di Kabupaten Pidie Jaya akan semakin meningkat dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Pewarta : CM Cek Mad
