Pidie Jaya mataelangindonesi.com – Suasana hangat penuh kebersamaan terlihat di Aula Pendopo Bupati Pidie Jaya pada Jumat malam (22/5/2026). Bertajuk silaturahmi dan makan bersama perdana, Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME secara khusus mengundang 35 insan media dari berbagai platform, baik cetak maupun elektronik, yang selama ini bertugas meliputi wilayah setempat.
Acara yang digagas melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab serta Dinas Kominfo Kabupaten Pidie Jaya ini tidak sekadar ajang santap malam, tetapi berubah menjadi ruang dialog substantif antara eksekutif dan pers. Hadir mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp., M.P.H., para asisten daerah, Kepala Bagian Prokopim M. Riza Andika, S.Sos., M.Si., Plt. Kepala Dinas Kominfo, serta Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pidie Jaya, Ihsan.
Bukan Sekadar Makan Bersama
Dalam suasana santai namun serius, Bupati Sibral Malasyi mengawali dialog dengan mengakui bahwa pemerintah tidak mungkin berjalan sendirian. “Kami membutuhkan dukungan, doa, kritik, dan masukan yang membangun dari seluruh pihak, khususnya rekan-rekan media. Banyak hal yang tidak bisa dijangkau pemerintah secara langsung,” ujarnya di hadapan puluhan wartawan yang duduk melingkar.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Pidie Jaya itu menegaskan bahwa media memiliki posisi strategis sebagai mitra dalam menyampaikan informasi, mengedukasi publik, sekaligus mengawal jalannya pembangunan. “Tanpa pers, kontrol sosial menjadi lemah. Kami sadar betul itu,” tambahnya.
Masukan Mengalir dari Insan Pers
Forum terbuka itu langsung dimanfaatkan para wartawan untuk menyampaikan berbagai catatan krusial, di antaranya:
· Akses informasi yang masih terkadang terhambat di sejumlah SKPK (Satuan Kerja Perangkat Kabupaten)
· Koordinasi yang perlu ditingkatkan antara pemerintah dan awak media dalam peliputan
· Verifikasi data sebelum informasi dirilis ke publik
· Pemahaman aparatur terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) terkait pelayanan informasi
Menanggapi hal itu, Bupati bersama Sekda Dr. Munawar Ibrahim langsung merespons dengan komitmen nyata. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berjanji akan memperkuat keterbukaan informasi publik, meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah, serta mendorong aparatur agar lebih responsif dalam memberikan informasi sesuai kewenangan masing-masing.
Sorotan Program Pembangunan Pasca Bencana
Di sela dialog, Bupati Sibral juga memaparkan berbagai upaya pemerintah yang sedang dan akan terus digenjot, antara lain:
· Percepatan pemulihan pascabencana banjir dan lumpur yang melanda sejumlah wilayah
· Peningkatan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai ujung tombak pelayanan publik
· Perhatian khusus pada pendidikan anak usia dini.
· Program pembangunan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat dengan skala prioritas jelas
Ia mengakui bahwa keterbatasan anggaran dan tantangan lapangan masih menjadi kendala. Namun, ia menegaskan pemerintah tetap akan bekerja maksimal dan membangun kolaborasi dengan semua pihak. “Pembangunan berkelanjutan hanya bisa terwujud jika ada sinergi,” tegasnya.
Harapan Hubungan Harmonis dan Produktif
Mengakhiri acara yang berlangsung hingga larut malam itu, Bupati Sibral Malasyi menyampaikan harapan besar agar silaturahmi ini menjadi awal dari hubungan yang semakin harmonis, produktif, dan profesional dengan insan pers.
“Mari kita bangun Pidie Jaya secara bersama-sama. Pemerintah membutuhkan kontrol, masukan, dan dukungan positif agar pembangunan daerah mendapat perhatian lebih luas dan mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” pesannya.
Sejumlah wartawan menyambut baik inisiatif bupati. Menurut mereka, pertemuan seperti ini sudah lama dinantikan. “Dan sangat mengapresiasi ruang dialog terbuka ini. Ke depan, dengan penuh berharap komunikasi tidak berhenti di sini, tetapi terus berlanjut dalam bentuk koordinasi rutin,” ujar salah satu jurnalis.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan dan pamit, menandai babak baru hubungan antara Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dan insan pers yang diharapkan mampu melahirkan pemberitaan yang akurat, berimbang, dan konstruktif demi kemajuan daerah.
(CM)

