
Kapolsek Lantari Jaya, IPTU Prasetyo Nento, menegaskan bahwa insiden tersebut merupakan dampak nyata dari aktivitas penambangan ilegal yang tidak memenuhi standar keselamatan.
“Ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar menghentikan aktivitas penambangan tanpa izin, karena risikonya sangat tinggi dan dapat merenggut nyawa,” tegasnya.
Proses pencarian dan evakuasi korban dilakukan oleh tim gabungan dari personel Polsek Lantari Jaya bersama warga setempat. Dengan keterbatasan peralatan, upaya evakuasi dilakukan secara manual, sebelum akhirnya dibantu satu unit ekskavator untuk mempercepat proses pengerukan material longsoran yang cukup padat.
Kejadian ini juga memunculkan sorotan terhadap pengawasan dan penegakan hukum di wilayah tersebut. Pasalnya, aktivitas penambangan ilegal diduga telah berlangsung cukup lama tanpa penindakan tegas dari pihak terkait.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum di Kabupaten Bombana dapat bertindak lebih serius dalam menertibkan aktivitas PETI, guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Luking
