Mediamataelangindoneeia.com-Wilayah Pulau Weh

SABANG, 19 Agustus 2025 – Suasana hangat penuh keakraban menyelimuti Guest House Sabang saat acara perpisahan mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat – Universitas Muhammadiyah Darussalam (KPM-UMD) digelar pada Selasa malam (19/8) Bertempat GUEST HOUSE SABANG. Acara ini menjadi penutup rangkaian pengabdian selama 45 hari yang dilaksanakan di Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang.

Acara perpisahan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Jurong, Tuha Peut, Babinsa, perangkat desa Kuta Ateuh, serta Media Mei Sabang. Kehadiran para tokoh masyarakat dan unsur terkait semakin menambah suasana hangat kebersamaan dalam momentum penting ini.

Dalam momen sederhana namun penuh makna itu, para mahasiswa dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Universitas Teuku Umar Meulaboh, serta Universitas NTB duduk bersama dengan masyarakat dalam acara silaturahmi dan bakar-bakar ikan.

Selama berada di Kuta Ateuh, para mahasiswa melaksanakan Program Kampung Inggris, yakni memberikan pembelajaran Bahasa Inggris kepada anak-anak sekolah dasar dan ibu-ibu gampong. Program ini mendapat sambutan positif karena selain menambah wawasan bahasa, juga membangun rasa percaya diri masyarakat dalam berkomunikasi.

Perwakilan mahasiswa KPM-UMD dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan warga selama program berlangsung. “Kami sangat bersyukur bisa diterima dengan baik oleh masyarakat Kuta Ateuh. Semoga ilmu yang kami bagi bermanfaat, dan pengalaman ini menjadi pelajaran berharga bagi kami semua,” ungkapnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat yang hadir, termasuk Kepala Jurong dan Tuha Peut, mengapresiasi kehadiran mahasiswa. Mereka menilai program ini telah membawa dampak positif, terutama dalam meningkatkan semangat belajar generasi muda. “Kami bangga dan berterima kasih. Kehadiran mahasiswa di Kuta Ateuh bukan hanya memberi ilmu, tapi juga semangat baru bagi warga,” ujar salah satu tokoh gampong.

Acara perpisahan ditutup dengan foto bersama yang merekam kebersamaan penuh canda tawa, meski terselip rasa haru. Kehadiran mahasiswa KPM-UMD di Sabang meninggalkan kesan mendalam sekaligus teladan nyata bahwa ilmu pengetahuan harus senantiasa diiringi dengan pengabdian.

Dengan berakhirnya program ini, diharapkan jalinan silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat tetap terjaga, serta menginspirasi generasi muda untuk terus berkontribusi dalam membangun daerah, khususnya di Kota Sabang.

Demikian Laporan Media Mata Elang Indonesia Wilayah Sabang Oleh Kabiro (Eric Karno)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *