WhatsApp Image 2025-05-25 at 12.56.05

Mediamataelangindonesia.com-Wilayah Pulau Weh
Sabang – Minggu, 25 Mei 2025
Wakil Ketua PAPPRI Sabang yang juga menjabat sebagai Bendahara RAPI Sabang, Dedi Kurniawan, menghadiri acara Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah JZ01ZZW02 Sabang untuk masa bakti 2025–2029. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Aula Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Dinkominfotika) Kota Sabang.

Acara pengukuhan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, pengurus RAPI dari berbagai wilayah, serta tamu undangan dari unsur Forkopimda, organisasi masyarakat, dan komunitas komunikasi radio lainnya. Momen ini menjadi tonggak penting bagi keberlangsungan RAPI di wilayah Sabang sebagai wadah komunikasi darurat dan sosial kemasyarakatan.

Dalam Keterangan Dedi Kurniawan menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap kepengurusan baru RAPI Sabang. Ia menekankan pentingnya sinergi antarorganisasi serta peran aktif RAPI dalam membantu pemerintah dan masyarakat, terutama dalam kondisi darurat atau bencana alam.

“Sebagai bagian dari masyarakat komunikasi, RAPI bukan hanya sekadar organisasi hobi, tetapi memiliki peran strategis dalam mendukung komunikasi darurat dan sosial. Kami berharap pengurus yang baru dapat bekerja dengan semangat dan dedikasi tinggi untuk terus membawa RAPI menjadi mitra yang tangguh bagi pemerintah dan masyarakat,” ujar Dedi Kurniawan.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh pengurus RAPI Provinsi Aceh. Para pengurus baru secara resmi diambil sumpah dan komitmennya untuk mengemban amanah organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga RAPI.

Selain pengukuhan, kegiatan ini juga diisi dengan sesi ramah tamah, diskusi strategis tentang program kerja RAPI ke depan, serta penyerahan secara simbolis SK kepengurusan kepada Ketua terpilih RAPI JZ01ZZW02 Sabang.

Dengan pelantikan ini, diharapkan RAPI Sabang semakin solid dan profesional dalam menjalankan tugas komunikasi yang bersifat sosial, non-komersial, serta menjadi garda terdepan dalam komunikasi darurat di wilayah kepulauan paling barat Indonesia.

Demikian Laporan Mei Sabang-Novi Karno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *