Mataelangindonesia.com – Tegal, Haul H.Abdul Majid bin H.Umar Hasan ke 23 dan Hj.Tasriyah binti H.Syamsuri ke 28 bertempat di rumah ibu Khotijah dk.wanagopa desa Kreman Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal
Sebagai tuan rumah Pelda Tafroji Awaludin (Purnawirawan TNI) mengatakan ” saya mohon maaf baru kali ini bisa bertatap muka dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya karena selama 30 tahun , saya sudah menjadi keluarga besar Bani H.Abdul Majid tapi baru kali ini bisa bertatap muka ,sekali lagi saya mohon maaf bila ada tutur kata saya yang tidak berkenan dihati bapak bapak sekalian ” kata Tafroji
Walaupun setiap tahun kami mengadakan Haul , dan hari ini Haul H.Abdul Majid bin H.Umar Hasan ke 23 dan Hj.Tasriyah binti H.Syamsuri ke 28
Untuk itu saya mewakili Bani H.Abdul Majid mohon maaf bila sambutan dan juga ugo rampenya tidak memuaskan bapak bapak yang hadir pada malam ini sekali lagi kami mohon maaf ” Tutup Tafroji
Haul pada malam (05/09/2023) diisi ceramah oleh Al-Ustadz Ahmadi dari Desa sidamulya kec warureja kab tegal dalam ceramahnya mengatakan bahwa ” Kematian itu adalah sebuah ungkapan saja , sebenarnya wong kuwe pindah tok Maring alam kubur” ucap Ustadz Ahmadi
Lebih lanjut dikatakan ” Ana 2 kenikmatan sing kadang di kalenaken(dilupakan) orang
Pertama Nikmat sehat dan kedua
Nikmat kesempatan , lanjut dikatakan
Sangune wong pindah ke alam kubur itu ada 3 perkara
1. Iman
2. Amal sholeh
3. Prestasi yang baik dan bermanfaat bagi keluarga serta masyarakat
Menurut imam Al- Ghozali seminimal minimale kewajiban orang tua maring anak ngirimaken fatikhah satu anak satu kali , jadi kalau anaknya ada 10 orang kirim Fatekha nya 10 kali dan seterusnya ” Kata Ustadz Ahmadi
Terakhir Ustadz mewanti-wanti kepada hadirin ” Tinggalkan kenangan yang baik untuk anak keturunan kita sehingga nantinya mereka juga akan mengenang selama hayat mereka dikandung badan terhadap kita seperti yang dilakukan keluarga Bani H.Abdul Majid pada malam ini ” tutup Al Ustadz Ahmadi. ( Bambang Sugiarto)
Editor : Aslam
