30d2ef0e-cdbc-4306-823a-df6f4bbdd067

Palembang — Komitmen menjaga stabilitas dan keamanan Kota Palembang ditegaskan dalam audiensi strategis antara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Harimau Sumatra Bersatu (HSB) dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0418/Palembang, Senin (12/1/2026). Pertemuan ini menjadi sinyal kuat sinergi TNI dan organisasi kemasyarakatan dalam meredam potensi konflik sosial di ibu kota Sumatera Selatan.

Audiensi berlangsung di Kantor Kodim 0418/Palembang, Sekojo, Jalan Residen Abdul Rozak No.49, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, dan diterima langsung oleh Komandan Kodim 0418/Palembang, Letkol Arh Eric Novianto, S.Sos, didampingi Kapten Zainal WS, Danunit Intel Kodim 0418/ dan Anggota Unit Intel Kodim 0418/ Palembang.

Pertemuan tersebut secara khusus membahas langkah konkret menciptakan Palembang sebagai kota zero konflik, menyusul dinamika dan kegaduhan yang sempat mencuat di sejumlah titik kota, termasuk kawasan Jalan Angkatan 45, depan PS Mall.

Audiensi tersebut turut dihadiri Pembina Harimau Sumatra Bersatu Diky Haitami, Ketua Umum DPP Harimau Sumatra Bersatu H. Satria Amri Ramadhan, Ketua DPD Kota Palembang Harimau Sumatera Bersatu Soehendra, Wakil Ketua Kota Palembang M. Fadli, Kepala Bidang Agama DPP Harimau Sumatra Bersatu Arifai, Wakil Kepala Bendahara Umum Harimau Sumatra Bersatu Dadang, Ketua PAC Kertapati Levi, Ketua PAC Sukarami Adi Simba, serta Ketua DPD GRIB Jaya Sumatera Selatan Hasbi Sanaki.

Ketua DPP Harimau Sumatra Bersatu, H. Satria Amri Ramadhan, S.IP., M.M., menegaskan bahwa audiensi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral ormas dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

“Alhamdulillah, kami disambut dengan sangat baik oleh Komandan Kodim. Dalam pertemuan ini kami sepakat bahwa Palembang harus dijaga sebagai kota yang aman, kondusif, dan bebas konflik. Kami memberikan sejumlah masukan, dan Pak Dandim juga menegaskan pentingnya pembinaan terhadap seluruh ormas di Kota Palembang,” ujar Satria kepada awak media.

Menurut Satria, pembinaan ormas menjadi kunci utama mencegah gesekan horizontal sekaligus mengembalikan marwah organisasi kemasyarakatan sebagai mitra strategis pemerintah dan aparat keamanan.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kodim 0418/Palembang berencana mempertemukan seluruh ormas di Kota Palembang dalam waktu dekat, sebagai langkah konkret membangun komunikasi, persatuan, dan komitmen bersama menjaga stabilitas daerah.

“Arahan Pak Dandim sangat jelas, semua ormas harus bersatu menjaga Palembang tetap kondusif. Harimau Sumatra Bersatu siap berada di garda terdepan mendukung terwujudnya Palembang sebagai kota zero konflik,” tegasnya.

Satria menambahkan, hingga saat ini kondisi keamanan Kota Palembang berada dalam situasi terkendali. Ia berharap sinergi yang dibangun antara TNI dan ormas tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi benar-benar terealisasi demi menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

Audiensi yang berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi berkelanjutan antara Kodim 0418/Palembang dan seluruh elemen organisasi kemasyarakatan. (HS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *