mata elang Indonesia com
Aceh Utara – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah menunjukkan kepeduliannya terhadap kebersihan lingkungan dengan menggelar kegiatan Clean and Care (Gotong Royong Bersama Warga) di Meunasah Matang Kareung, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 13 Februari 2026, mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan, sekaligus mencegah potensi risiko banjir di lingkungan sekitar.

Latar Belakang Kegiatan

Meunasah Matang Kareung merupakan pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat setempat. Sebagai fasilitas umum yang sering digunakan, area meunasah membutuhkan perawatan dan kebersihan yang optimal agar selalu nyaman bagi para jamaah dan warga. Namun, berdasarkan pengamatan mahasiswa KPM, masih terdapat beberapa titik di lingkungan meunasah yang kurang terawat, seperti saluran air yang tersumbat dan area sekitar yang jarang dibersihkan. Kondisi ini jika dibiarkan dapat memicu masalah kesehatan serta meningkatkan risiko banjir saat musim hujan tiba.

Oleh karena itu, mahasiswa KPM UIN Sultanah Nahrasiyah berinisiatif mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong membersihkan meunasah. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program kerja KPM dalam bidang kesehatan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Partisipasi Aktif Masyarakat dan Anak-Anak Desa

Kegiatan gotong royong ini mendapat sambutan hangat dari warga Desa Matang Kareung. Tak hanya orang dewasa, anak-anak desa pun turun tangan dengan penuh semangat membantu membersihkan berbagai area. Mereka bersama-sama menyapu halaman meunasah, mengepel lantai, membersihkan kamar mandi dan WC, hingga menguras tempat wudhu. Tak lupa, selokan di sekitar meunasah juga dibersihkan dari sampah dan lumpur yang menyumbat aliran air.

Koordinator KPM UIN Sultanah Nahrasiyah, Ahmad Fauzi, menyatakan bahwa partisipasi aktif warga dan anak-anak sangat menggembirakan. “Kami sangat senang melihat antusiasme masyarakat. Gotong royong ini bukan sekadar membersihkan, tapi juga menanamkan nilai kebersamaan dan tanggung jawab terhadap fasilitas umum. Anak-anak juga kami libatkan agar sejak dini terbiasa hidup bersih dan peduli lingkungan,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Manfaat dan Harapan ke Depan

Selain menciptakan lingkungan meunasah yang bersih dan sehat, kegiatan Clean and Care ini juga diharapkan dapat memperkuat ikatan sosial antarwarga. Kebersamaan yang terjalin dalam gotong royong menjadi modal sosial yang berharga dalam menjaga keberlanjutan kebersihan desa.

Salah seorang tokoh masyarakat Matang Kareung, Bapak Syamsuddin, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KPM. “Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Meunasah sekarang jadi lebih bersih dan rapi. Semoga semangat gotong royong seperti ini terus berlanjut, tidak hanya saat ada mahasiswa KPM, tetapi juga menjadi kebiasaan sehari-hari,” katanya.

Ke depan, mahasiswa KPM berencana untuk melakukan sosialisasi berkala mengenai pentingnya kebersihan lingkungan dan manajemen sampah. Mereka juga akan membuat plang imbauan di sekitar meunasah agar pengunjung ikut menjaga kebersihan.

Kesimpulan

Kegiatan Clean and Care di Meunasah Matang Kareung merupakan wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, sekaligus upaya membangun kesadaran kolektif akan pentingnya kebersihan. Dengan kolaborasi antara mahasiswa, warga, dan anak-anak desa, lingkungan meunasah kini kembali asri dan nyaman digunakan. Semoga semangat kebersamaan ini terus terpelihara dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Aceh Utara untuk melakukan hal serupa. (CM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *