Dorong Masjid Jadi Episentrum Peradaban dan Ekonomi Umat
Mediamataelangindonesia.com-Wilayah Pulau Weh
Sabang, 17 Juli 2025 – Sosok muda inspiratif, Tgk. MUCHTAR ANDHIKA, Imam Masjid Al-Falah Gampong Ujong Kareung, Kecamatan Sukajaya, yang dikenal sebagai imam termuda di Kota Sabang, hadir dalam kegiatan strategis Pembinaan dan Revitalisasi Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) se-Kota Sabang yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Sabang.
Kegiatan yang digelar di Gedung Museum BPKS Sabang ini mengangkat tema “Terwujud Masjid Ramah dan Mandiri” dan diikuti oleh 40 peserta dari unsur Ketua BKM dan para Imam masjid se-Kota Sabang. Acara ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi dan meningkatkan kapasitas pengelolaan masjid agar lebih adaptif, inklusif, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Kepala Kankemenag Kota Sabang, H. SAMSUL BAHRI, S.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa masjid hari ini tidak cukup hanya sebagai tempat ibadah semata, namun harus naik kelas menjadi pusat aktivitas sosial, pendidikan, dan ekonomi umat.
> “Kita tidak ingin masjid hanya hidup di waktu-waktu salat. Masjid harus berdenyut sepanjang hari. Kita belajar dari Masjid Jogokariyan di Yogyakarta, bagaimana sebuah masjid bisa menjadi pusat kegiatan umat, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Inilah model yang ingin kita bangun di Sabang,” tegas H. Samsul Bahri.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua MPU Kota Sabang Tgk. BAHARUDDIN, S.H., Kasubbag TU ERIADI, S.T., dan narasumber utama Tgk. H. FAKHRUDDIN LAHMUDDIN, S.Ag., M.Pd., Ketua Umum PW DMI Provinsi Aceh, yang memaparkan strategi revitalisasi masjid dari sisi kelembagaan, manajemen jamaah, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis masjid.
Tak kalah penting, Dr. FAJRAN ZAIN, M.A., Deputi Umum BPKS Sabang, juga memberikan materi tentang peluang kemitraan dan kolaborasi antara masjid dengan lembaga ekonomi daerah. Ia menekankan bahwa potensi masjid untuk menjadi simpul pembangunan sangat besar, terlebih jika dikelola secara profesional dan akuntabel.
Dalam sesi wawancara singkat, Tgk. MUCHTAR ANDHIKA,menyatakan komitmennya sebagai bagian dari generasi baru penggerak masjid untuk terus belajar dan membumikan nilai-nilai Islam yang moderat dan membangun.
> “Masjid bukan hanya milik generasi tua. Masjid harus menjadi rumah besar bagi seluruh kalangan, termasuk pemuda. Kita ingin masjid menjadi tempat lahirnya ide, aksi sosial, bahkan solusi ekonomi masyarakat,” ujar Imam muda yang dikenal aktif dalam kegiatan keummatan dan pembinaan generasi muda ini.
Kasi Bimas Islam Kankemenag Sabang, H. MURDANI, S.Ag., M.A., selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa pembinaan ini merupakan bagian dari roadmap penguatan tata kelola masjid di Kota Sabang menuju kemandirian dan keberdayaan umat.
Kehadiran Tgk. MUCHTAR ANDHIKA menjadi simbol semangat regenerasi kepemimpinan masjid di era modern. Sosoknya mencerminkan wajah baru imam yang tidak hanya menguasai ilmu fikih, tetapi juga memahami tantangan sosial masyarakat kontemporer.
Demikian Laporan Pantauan Media Mata Elang Indonesia Com Wilayah Sabang Kabiro Eric Karno
