MediaMataElangIndonesiacom-Sabang 15 Mei 2025 — Dalam upaya mewujudkan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat khususnya di wilayah kepulauan, telah berlangsungkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Nasional Republik Indonesia di Jurong Tapak Gajah Ie Meulee Kota Sabang, pada hari Kamis 15-Mei 2025.
Audiensi ini dilaksanakan di salah satu ruko yang menjadi kantor operasional program, yang juga menjadi titik koordinasi utama pelaksanaan program di wilayah tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk tokoh masyarakat, unsur pemerintah lokal serta pihak pelaksana dari Yayasan Kurnia Cahaya Permata, dengan penanggung jawab program dari SPPG Sukajaya.

Program ini dirancang sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap peningkatan gizi masyarakat,khususnya anak-anak dan kelompok rentan. Direncanakan akan mulai beroperasi secara aktif pada tanggal 17 Maret 2025, program ini menyasar pemenuhan kebutuhan gizi harian melalui penyediaan makanan sehat dan seimbang.Sasaran utama adalah anak-anak usia dini, ibu hamil, serta keluarga kurang mampu di wilayah Tapak Gajah dan sekitarnya.
Dalam sambutannya, penanggung jawab Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Sukajaya Trikirana menyampaikan,bahwa keberadaan program ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga sosial. “ Kami menyambut baik inisiatif ini dan siap mendukung penuh operasionalnya. Tidak hanya menyuplai makanan bergizi, tapi juga edukasi pentingnya pola makan sehat dalam keluarga ” ujarnya.
Audiensi ini dilakukan oleh dua orang awak media berita online biro kota Sabang juga menjadi momentum untuk menyampaikan rencana kerja dan strategi teknis pelaksanaan di lapangan.
Wawancara yang berlangsung terbuka membahas tentang tantangan logistik, penjadwalan distribusi makanan, pelibatan kader lokal,dan pengawasan mutu makanan.Selain itu, masyarakat juga diberi ruang untuk menyampaikan masukan terkait kondisi riil di wilayah Jurong Tapak Gajah dan Gampong Ie Meulee.

Perwakilan dari Yayasan Kurnia Cahaya Permata menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sumber daya manusia dan fasilitas pendukung untuk memastikan program berjalan lancar dan berkelanjutan. Program ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga menciptakan dampak jangka panjang dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dari hasil audiensi tersebut diperoleh informasi serta komitmen bersama untuk mendukung keberhasilan program melalui kolaborasi lintas sektor. Dengan keterlibatan aktif masyarakat dan dukungan pemerintah setempat, Program Makan Bergizi Nasional diharapkan menjadi model implementasi yang sukses dan dapat direplikasi di wilayah lain di Indonesia.
Audiensi ditutup dengan kesepakatan untuk membentuk tim pemantau lokal serta jadwal sosialisasi lanjutan yang akan dilaksanakan menjelang hari operasional pada 17 Maret 2025.
Demikian Laporan Mei Sabang -Kabiro (MJ Eric Novi Karno)
