Media Mata Elang Indonesia Com (Sabang)
Sabang, 6 Mei 2025 — Dalam upaya memperkuat sektor ekonomi kreatif dan mempromosikan destinasi wisata unggulan, Pemerintah Kota Sabang menghadirkan gelaran Sabang Musik Talent 2025 yang akan berlangsung pada 9–12 Mei 2025 di kawasan wisata Jembatan Merah, Jalan Perdagangan, Kota Sabang.

Acara ini akan dimeriahkan oleh 14 grup band lokal serta sejumlah sanggar tari terkemuka di Kota Sabang, sebagai bentuk kolaborasi antara Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sabang. Selain menampilkan pertunjukan musik dan tari, kegiatan ini juga menjadi bagian dari Ekshibisi Seni dan Budaya Indonesia 2025, sekaligus menghadirkan pelaku UMKM dan usaha kuliner lokal.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Samsu Rizal, saat meninjau lokasi persiapan pada Selasa (6/5), menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kolaboratif antara pelaku seni, pemerintah, dan pelaku usaha lokal untuk menarik kunjungan wisatawan dan mendongkrak pendapatan daerah dari sektor pariwisata.

“Melalui musik, kita ingin menarik lebih banyak kunjungan wisatawan ke Sabang, sekaligus membuka ruang bagi pelaku UMKM dan kuliner lokal untuk memasarkan produk unggulan mereka,” ujar Samsu Rizal.
Para pengunjung akan disuguhi berbagai pertunjukan musik dan tari dari sanggar-sanggar terbaik di Sabang. Tidak hanya itu, di area sekitar lokasi acara juga tersedia pameran UMKM yang menghadirkan beragam kuliner tradisional dan produk kreatif khas Sabang.
Ketua Pelaksana Sabang Musik Talent 2025, Muhammad Rizal, SE, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menggandeng berbagai organisasi seni lokal seperti PAPPRI dan KMS, serta melibatkan sanggar-sanggar tari aktif di Sabang. Menurutnya, hal ini menunjukkan semangat kebersamaan dalam membangun Sabang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia.
“Kami berharap event ini berjalan lancar dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, karena dukungan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap dunia seni dan pariwisata di Kota Sabang,” ungkap Rizal.
Dengan latar panorama ikonik Jembatan Merah, kegiatan ini diharapkan menjadi magnet wisata baru dalam kalender pariwisata Kota Sabang, serta berpeluang masuk ke dalam jajaran event nasional di masa mendatang.
Demikian Laporan Seni Mei Sabang-Kabiro(Novi Karno)
