WhatsApp Image 2025-05-01 at 19.20.28

Sabang, 1 Mei 2025 — Seleksi ketat atlet sepak bola yang digelar PSSI Kota Sabang memasuki babak akhir. Sore ini, keputusan final akan diumumkan: siapa saja yang layak masuk dalam daftar 25 pemain terbaik yang akan mengemban tanggung jawab besar mewakili Kota Sabang di ajang Pra-PORA 2025.

Selama dua hari terakhir, puluhan pemain muda terbaik dari berbagai penjuru Kota Sabang telah bersaing dalam latihan intensif dan uji tanding. Namun hanya yang benar-benar menunjukkan kualitas, mental juara, dan semangat juang tinggi yang akan terpilih.

“Ini bukan sekadar seleksi, ini ajang pembuktian. Kami mencari pemain yang tidak hanya kuat secara teknik, tapi juga siap secara mental untuk membawa nama Sabang di level provinsi,” tegas salah satu pengurus PSSI Kota Sabang.

Penentuan ini menjadi titik krusial dalam pembentukan skuad inti yang akan menjalani program pelatihan jangka panjang menuju Pra-PORA 2025. Tim ini akan menjadi wajah sepak bola Sabang — dan harapan besar masyarakat bertumpu pada performa mereka di pentas Aceh nanti.

Pengurus PSSI Kota Sabang memastikan hasil seleksi akan diumumkan/Menghubungin Washapp Masing Masing Baru Di Masukkan Ke Grup Yang Terpilih 25 Orang setelah penilaian terakhir selesai. Nama-nama yang terpilih akan langsung masuk ke tahap pemusatan latihan resmi Berikutnya.

Selanjutnya Pemantauan Media MEI Sabang di Stadion Sabang Merauke ie Meulee Kecamatan Sukajaya Antusias Para Atlet-Atlet Sepakbola Untuk Mendapatkan Bagian Dalam Pemilihan Seleksi Pra-Pora Tahun 2025 Ini,Dengan Semangat Pengurus PSSI Kota Sabang Memberikan Arahan Di Depan Atlet-Atlet Yang Sudah Berlatih Di Hari Rabu Dan Kamis,Ketentuan Ini Ada di Pihak PSSI Kota Sabang Memilih Nama Nama Yang Sudah Terdaftar Seleksi Pra-Pora Tahun 2025 Dan Akan Mengikuti Latihan Selanjutnya Di Umumkan Oleh Pengurus PSSI Kota Sabang.

 

Demikian Laporan Media Mei Sabang Di Hari Kedua Stadion Sabang Merauke -Novi Karno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *