PALEMBANG – Polda Sumatera Selatan melalui Direktorat Samapta mengamankan lima orang terduga pelaku premanisme dalam rangka Operasi Pekat Musi 2026 di kawasan Tol Kramasan, Palembang, Jumat (20/2/2026).
Penindakan ini merupakan langkah nyata Polda Sumsel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memastikan pengguna jalan merasa aman dan nyaman saat melintas di jalur strategis Kota Palembang.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB melalui patroli mobile yang dipimpin oleh Kasatgas Preventif Kompol A. Hanafi, S.H., M.H., bersama 23 personel dari total 24 personel yang terlibat, dengan satu personel dalam kondisi sakit.
Di lokasi, petugas mendapati lima orang yang diduga melakukan praktik meminta sejumlah uang kepada pengendara atau dikenal sebagai pak ogah. Kelima terduga masing-masing berinisial W (35), Z (36), F (35), I (27), dan R (31).
Petugas turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai dengan nominal bervariasi. Selanjutnya, para terduga pelaku dibawa untuk menjalani pemeriksaan dan diproses melalui mekanisme tindak pidana ringan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Direktur Samapta Polda Sumsel, Kombes Pol M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk konkret kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan ruang publik tetap aman dan tertib. Patroli dan penindakan ini adalah langkah preventif dan represif agar praktik premanisme tidak berkembang serta tidak meresahkan masyarakat, khususnya pengguna jalan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa Direktorat Samapta akan terus meningkatkan patroli di titik-titik rawan guna menjaga stabilitas kamtibmas secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Operasi Pekat Musi merupakan komitmen berkelanjutan dalam menekan penyakit masyarakat.
“Polda Sumsel ingin memastikan masyarakat merasa aman dalam beraktivitas. Penindakan ini adalah bukti nyata bahwa Polri hadir, bekerja, dan bertindak tegas demi menjaga kenyamanan serta ketertiban di wilayah Sumatera Selatan,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.
Operasi berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. Polda Sumsel mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan praktik serupa agar dapat segera ditindaklanjuti.
Melalui Operasi Pekat Musi, Polda Sumsel menegaskan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta memastikan ruang publik di Sumatera Selatan tetap aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga.(Nanda SH)
